Hindari 5 Hal Ini saat Memasuki Trimester Akhir!




Apakah Moms termasuk ke dalam barisan ibu-ibu yang sudah siap bertemu si kecil dalam waktu dekat? Faktanya, kehamilan di trimester akhir tidak hanya membuat gembira, tetapi juga memiliki berbagai resiko yang harus diperhatikan. Beberapa kegiatan bahkan menjadi pantangan karena kondisi tubuh ibu hamil menjadi rentan. Dengan keadaan janin yang semakin besar, ibu perlu memperhatikan aktivitasnya sehari-hari.


Lantas, apa saja pantangan untuk para bumil trimester akhir? Simak ulasan dailyparent di bawah ini!


  • Memakan Daging, Ikan dan Telur Mentah

Daging, ikan dan telur mentah yang tidak dimasak secara sempurna memiliki berbagai potensi sumber penyakit yang menyebabkan infeksi pada ibu hamil. Bakteri atau parasit yang cukup berbahaya tersebut adalah salmonella, listeria hingga e-coli yang bisa menyebabkan ibu hamil mengalami persalinan prematur, keguguran, hingga komplikasi kehamilan lainnya.


Saat hamil, pastikan selalu mengonsumsi makanan matang dan hindari dulu sushi atau makanan berbahan dasar ikan mentah atau telur setengah matang ya!


  • Melakukan Perjalanan Jauh

Jika melakukan perjalanan jauh terlebih saat menaiki pesawat dan melakukan penerbangan lebih dari 4 jam, ibu hamil trimester tiga memiliki resiko terjadinya pembekuan darah. Hal tersebut dapat mendorong resiko keguguran menjelang masa kehamilan. Pastikan untuk melakukan perjalanan saat usia kandungan masih 15-36 minggu, namun tetap pastikan kondisi kandungan pada dokter serta menggerakan anggota tubuh setiap 30 menit sekali untuk melancarkan peredaran darah.


  • Mengangkat Beban Terlalu Berat

Jika bumil trimester tiga memaksakan diri untuk mengangkat beban berat, akan semakin besar pula resiko persalinan prematur dengan berat badan lahir rendah. Beban berat juga bisa melemahkan dasar panggul dan sendi. Pasalnya, rahim yang membesar jelas akan membuat otot perut terasa seperti tertarik sehingga mudah menimbulkan keram.


Dilansir dari Alodokter dan theAsianParent, ibu hamil sebaiknya juga tidak membungkuk atau berjongkok dalam waktu yang lama serta mengangkat benda berat dari lantai. Mintalah banyak bantuan pada keluarga atau suami ya!


  • Melakukan Posisi Tidur Terlentang

Posisi tidur terlentang akan mengakibatkan nyeri punggung, pusing, wasir, hingga sesak napas. Posisi tersebut sangat tidak baik untuk ibu hamil karena dapat menghambat suplai oksigen ke janin. Para peneliti menyarankan ibu hamil tidur menyamping ke kiri karena dapat membuat lambung di posisi yang nyaman, mengurangi risiko pembengkakan, dan mengurangi intensitas mendengkur.


  • Berendam di Air Panas

Meski rasanya nyaman, berendam di air panas atau melakukan sauna dapat meningkatkan potensi komplikasi kehamilan karena memengaruhi suhu tubuh ibu hamil. Jika terjadi hipertermia, tekanan darah bumil pun menjadi rendah, Konsultasikan beberapa kegiatan pada dokter kandungan ya!


3 views0 comments