Pentingnya "APGAR Test" Pasca Kelahiran Bayi

Updated: Aug 9



Apgar Test merupakan salah satu pemeriksaan fisik yang dilakukan pada bayi yang baru lahir. Metode yang diperkenalkan sejak tahun 1952 ini dianggap dapat menjadi patokan bahwa kondisi bayi baru lahir sehat atau memerlukan penanganan ringan sampai dengan serius setelah dilahirkan.


Mengutip Journal of Clinical Epidemiology, terlepas dari kemajuan teknologi modern, apgar test tetap menjadi alat terbaik untuk mengidentifikasi kondisi bayi baru lahir.


Biasanya setelah melakukan pemeriksaan kondisi bayi di menit ke-1 kelahirannya, dokter akan kembali melakukan pemeriksaan pada menit ke-5. Pada kasus tertentu, seperti kondisi bayi kritis setelah dilahirkan, maka akan dilakukan pemeriksaan kembali pada menit ke-10, menit ke-15, dan menit ke-20 untuk memantau perkembangan kondisi bayi.


Kata Apgar sendiri selain diambil dari nama belakang Dr. Virginia Apgar sebagai orang yang memperkenalkannya, juga diambil dari beberapa aspek yang diperiksa, yaitu:

  • Activity (aktivitas otot)

  • Pulse (denyut jantung)

  • Grimace (respons dan refleks bayi)

  • Appearance (warna kulit bayi)

  • Respiration (pernapasan)


Aspek-aspek tersebut diperiksa dan diberi masing-masing nilai 0, 1 atau 2. Nilai 0 menandakan bayi tidak bernafas atau tidak menunjukkan respon apapun. Nilai 1 menandakan bayi dengan kondisi lemah dan nilai 2 untuk bayi yang normal dan sehat. Kemudian nilai tersebut dijumlahkan dan diperoleh nilai total sebesar 0-10.


Jika nilai total di atas 7 menandakan bahwa bayi dalam kondisi baik. Nilai 5-6 menandakan bayi kurang sehat dan mungkin memerlukan bantuan pernapasan. Dan jika nilai di bawah 5 merupakan keadaan gawat pada bayi yang mengindikasikan bahwa bayi membutuhkan resusitasi segera.


Kebanyakan bayi perlu beberapa menit untuk melakukan pemanasan, mengatur pernapasannya, dan beradaptasi dengan lingkungan di luar rahim. Sebagian besar bayi biasanya memiliki kondisi yang sehat setelah apgar test. Hanya sedikit bayi dengan kelainan khusus atau bawaan. Mom tidak perlu terlalu stres memikirkan bayi akan memiliki nilai yang rendah. Kalaupun si kecil tidak mencapai nilai minimum dalam apgar test, maka dokter pasti akan memberikan perawatan yang terbaik bagi si kecil.


Salam, Mutter

#MutterGakBikinSakit

#BreastfeedingIsFun



Source: https://www.alodokter.com/tes-apgar-score-untuk-cek-kondisi-bayi-baru-lahir


28 views0 comments