Apakah Menghangatkan ASI Menggunakan Bottle Warmer menjadi Pilihan yang Tepat?

Updated: Jul 31

Memompa, menyimpan, sampai menghangatkan ASI menjadi rutinitas sebagai breastfeeding mom. Mengapa menghangatkan ASI tidak boleh terlewatkan? ASI yang hangat akan memberikan comfort feel kepada si kecil karena terasa seperti menyusu langsung dari payudara mom.


Bagaimana cara menghangatkan ASI yang tepat? Apakah Bottle Warmer dapat menjadi solusinya?


Setelah keluar dari freezer, simpan ASI di bagian bawah lemari es untuk dicairkan semalaman. Kemudian tempatkan di dalam air hangat sekitar suhu 37°C. Jangan menggunakan air mendidih ya, mom. Jika terlalu panas, kandungan nutrisi pada ASI bisa berkurang. Pastikan juga kantong atau botol ASI tertutup rapat saat di dalam air hangat.


Ada juga mom yang lebih memilih menggunakan Bottle Warmer. Penghangat botol ASI ini dapat menjadi alternatif pilihan saat sedang tidak berada di rumah atau sedang di dalam perjalanan. Alat ini dinilai cukup praktis karena hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja untuk menghangatkan botol. Namun, perhatikan hal berikut ini ya, mom.


Ikuti seluruh petunjuk penggunaan penghangat botol ASI, yang mungkin berbeda di setiap merk. Walaupun beberapa penghangat botol ASI dilengkapi mode pencair ASI beku, disarankan mencairkan ASI beku di bagian bawah lemari es saja, barulah hangatkan di bottle warmer. Hal ini dilakukan untuk menghindari overheating. Suhu yang terlalu panas, dapat berdampak negatif pada nilai gizi ASI.


Sekarang mom sudah lebih tau kan kelebihan dan kekurangan menghangatkan ASI secara manual ataupun menggunakan bottle warmer. Happy Sunday, mom!



Salam, Mutter

#MutterGakBikinSakit


Source:https://www.orami.co.id/magazine/cara-menghangatkan-asi-beserta-tipsnya/


36 views0 comments