Lakukan 4 Imunisasi Nikah Sebelum Naik ke Jenjang yang Lebih Serius!




Menghitung hari menjelang tahun baru, pastinya banyak rencana yang ingin segera tercapai di tahun ini. Banyak pula pasangan muda yang memiliki keinginan untuk naik ke jenjang yang lebih serius yaitu pernikahan. Selain persiapan secara mental dan finansial, kesehatan fisik juga perlu dipersiapkan dengan matang.


Pastikan setiap calon pengantin mengetahui pentingnya imunisasi pernikahan. Langkah ini bertujuan untuk mencegah terjadinya gangguan kesehatan di kemudian hari pada pasangan atau calon anak. Vaksinasi atau imunisasi sendiri menjadi metode yang paling efektif untuk mencegah penularan penyakit, baik dari kontak langsung maupun saat berhubungan intim. Namun, apa saja imunisasi pernikahan yang dimaksud? Mari simak satu-persatu bersama Mutter!


  • Vaksin HPV (Human Papillomavirus)

Vaksin ini punya tujuan untuk mencegah penyakit seperti kanker serviks, ikon peniseksternal pada pria, ikon anuseksternal pada wanita dan pria, hingga virus yang muncul melalui hubungan intim. Vaksin HPV sendiri bisa diberikan pada remaja sebelum aktif secara seksual.


  • Vaksin DPT (Difteri, Pertusis, Tetanus) dan Vaksin TT (Tetanus Toksoid)

Seperti namanya, vaksin ini berfungsi untuk mencegah penyakit difteri, pertussis dan tetanus. Sedangkan vaksin TT mencegah penyakit tetanus pada calon ibu dan janin. Vaksin ini memiliki jadwal khusus sehingga konsultasikan sedari dini pada dokter kandungan.


  • Vaksin MMR (Measles, Mumps, Rubella)

Vaksin MMR seringkali direkomendasikan untuk para pasangan. Pasalnya, vaksin ini dapat mencegah berbagai penyakit seperti campak, gondong hingga rubella. Jika hamil dan terpapar ketiga penyakit tersebut, resiko cacat lahir pada bayi akan sangat besar.


  • Vaksin Hepatitis B

Hepatitis B pasti sudah tidak asing lagi di telinga. Virus ini menyebar melalui darah, air liur, dan air mani dari penderita yang terinfeksi. Moms bisa saja beresiko menularkan atau ditularkan dari pasangan saat berhubungan intim. Wanita hamil yang menderita hepatitis B juga bisa menyebarkan penyakit tersebut saat proses persalinan. Sehingga, vaksin ini sangat disarankan untuk dilakukan para pasangan agar tidak terjadi kerusakan fungsi organ hati pada janin di kemudian hari.


0 views0 comments