Jangan Panik Saat Si Kecil Terbentur, Lakukan Hal Ini!




Di umurnya yang masih sangat kecil, tentu tidak jarang aktivitas dan pergerakan sehari-hari si kecil menimbulkan cedera pada dirinya sendiri. Salah satu cedera yang seringkali terjadi merupakan kepala terbentur. Hal ini bisa saja terjadi saat si kecil aktif bergerak, berlarian, hingga naik-turun tangga.


Cedera ini tidak bisa dianggap enteng. Menurut Centers for Disease Control and Prevention, jatuh adalah penyebab cedera otak traumatis bagi anak. Meskipun begitu, tetap tenang dan atasi dengan hal-hal di bawah ini:


Pastikan Anak Tidak Mengalami Cedera Serius


Tanyakan pada anak mengenai bagian tubuhnya yang terasa sakit. Lakukan screening pada tubuhnya dengan menanyakan apakah si kecil merasa mual, ingin muntah, matanya terasa buram atau telinganya berdengung. Hal ini wajib dilakukan untuk mengetahui apakah si kecil mengalami gejala cedera serius atau tidak.


Kompres Pada Bagian yang Terbentur


Es batu atau sayuran beku yang dibalut kain dapat menjadi alat kompres di bagian tubuh si kecil yang terbentur. Cara ini digunakan untuk meminimalisir resiko pembengkakan.


Amati Selama 24 Jam Setelah Terbentur


Dalam 24 jam, parents wajib mengawasi dan mengamati motorik si kecil. Jika anak bertindak dengan normal dan tidak memiliki perubahan sikap, dipastikan benturan tersebut tidak menyebabkan cedera serius.


Nah, kini Moms sudah tahu apa yang perlu dilakukan, kan? Para ahli mendorong parents untuk segera membawa si kecil ke rumah sakit jika terlihat adanya gejala kehilangan kesadaran, mual dan muntah, hingga menangis kesakitan.


Jangan hentikan pergerakan si kecil saat mengeksplorasi sekitarnya dan selalu awasi aktivitas si kecil ya!


1 view0 comments